Analisis Data Penyiapan dan Distribusi Rekam Medis (1)

This entry is part 1 of 6 in the series Analisis Data

Kali ini saya ingin berbagi tentang bagaimana pihak rumah sakit dapat memanfaatkan data penyiapan dan distribusi rekam medis dengan lebih maksimal. Saya memperoleh data ini langsung dari satu rumah sakit. Terima kasih atas kepercayaannya berbagi data ini. Dengan ijin dari komite mutunya, dan dengan menghilangkan informasi terkait rumah sakit, dan pertimbangan bahwa dalam data tidak…

Mengurangi atau Memindahkan “Persiapan” Proses (Setup)

This entry is part 4 of 4 in the series Analisis Proses Bisnis

Pada posting kali ini mari kita bahas begaimana menghilangkan atau mengurangi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Salah satu di antaranya yang seringkali kita anggap harus ada dan memakan waktu cukup lama adalah menyiapkan sesuatu (setup). Beberapa contohnya misalnya menyiapkan ruang dan peralatan sebelum dilakukan operasi, menyiapkan dokumen sebelum proses pendaftaran, menyiapkan tempat tidur dan…

Mempersoalkan Pembatasan Pasien (Lagi)

This entry is part 6 of 6 in the series Waktu Tunggu

Minggu lalu saya berkesempatan diskusi dengan kolega di salah satu rumah sakit di Bandung. Salah satu topik yang dibahas adalah bagaimana menurunkan waktu tunggu pasien yang saat ini masih jauh dari standar yang ditetapkan. Seorang dokter muda mempersoalkan salah satu alternatifnya yang membatasi jumlah pasien yang datang setiap hari. Apa benar membatasi jumlah pasien per…

Contoh Review terhadap indikator Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit

This entry is part 7 of 7 in the series Indikator RS

Mari kita lihat contoh review terhadap indikator standar pelayanan minimal (SPM) rumah sakit mengikuti pola pikir pada posting sebelumnya. Untuk diketahui SPM ini merupakan Keputusan Menteri Kesehatan no 129 tahun 2008. Kalau pun ternyata sekarang sudah diperbaharui dan tidak mengandung apa yang dijadikan contoh, setidaknya posting ini dapat dijadikan contoh semata. berikut ini 2 contoh…

Jenis Indikator (di) Rumah Sakit Mana yang harus dikelola?

This entry is part 6 of 7 in the series Indikator RS

Pertanyaan di atas muncul dari Manajemen Rumah Sakit setelah melihat banyaknya jenis dan item indikator yang harus dipenuhi suatu rumah sakit. Memang secara teori, indikator dibagi ke dalam beberapa jenis, yaitu indikator input, indikator proses, indikator output, indikator outcome (apa ya bahasa indonesianya?) dan indikator dampak. WHO sendiri mengelompokkan lagi menjadi input, proses dan output…

Layanan Manajemen dan Analisis Data Kinerja Rumah Sakit

This entry is part 5 of 5 in the series Manajemen Data

Setelah beberapa kali berinteraksi langsung dengan mereka yang bergelut di level Manajemen rumah sakit, saya temui berbagai masalah dengan pengelolaan data dan pemanfaatannya untuk pengambilan keputusan. Ada yang sejak awal format datanya saja sudah salah, duplikasi data, mekanisme pengumpulan datanya tidak efisien, data tidak diolah, tidak tahu mengolah data, cara menyajikan data agar mudah dipahami…

Mendeteksi Penyebab Khusus lewat Peta Kendali

This entry is part 4 of 4 in the series Kendali mutu dan biaya

Posting kali ini akan memberikan contoh penerapan peta kendali pada kasus real di lapangan. Di suatu rumah sakit dikumpulkan data penyiapan rekam medis. Menurut pengamatan sehari-hari, proses ini menjadi salah satu faktor penyebab lamanya waktu tunggu pasien rawat jalan. Tapi bagaimana membuktikannya? Walaupun peta kendali dapat digunakan dalam upaya mendeteksi penyimpangan, kali ini kita gunakan…

Apakah Proses yang Stabil tidak Menjamin Mutu?

This entry is part 3 of 4 in the series Kendali mutu dan biaya

Dalam posting sebelumnya disebutkan bahwa ada sinyal yang diberikan oleh peta kendali untuk menyatakan bahwa proses out-of-control. Bahasa sederhananya sebutlah tidak stabil . Mengapa tidak stabil? karena “diduga” ada sesuatu yang bukan faktor acak menyebabkan perubahan pada proses. Mungkin ada yang bertanya, apakah pada proses yang tidak stabil tersebut sudah terjadi penyimpangan atau cacat produk/jasa?…

Kendali Mutu di Rumah Sakit: Mendengar Suara Proses

This entry is part 2 of 4 in the series Kendali mutu dan biaya

Salah satu keahlian yang dibutuhkan terutama oleh mereka yang bekerja di jajaran manajemen rumah sakit adalah mendengar suara atau curhat-nya proses pelayanan. Mendengar komplain pasien atau karyawan barangkali sudah biasa. Sepanjang kemudian komplain tersebut ditindaklanjuti, no problem. Tetapi ada banyak suara bahkan teriakan yang disampaikan proses-proses yang terjadi di rumah sakit, yang seringkali diabaikan. Banyak…

Kendali Mutu Rumah sakit: Mencegah vs Menemukan Penyimpangan

This entry is part 1 of 4 in the series Kendali mutu dan biaya

Sudah lama saya mencari penjelasan bagaimana konsep kendali mutu dan biaya di rumah sakit yang menjadi pilar penting dalam pelaksanaan program JKN. Tapi sayang belum ketemu publikasi atau artikel yang membahasnya secara rinci dan komprehensif. Kendali mutu dan biaya banyak disebut-sebut, baik dalam konteks keharusan melaksanakannya bagi provider dan BPJS (Permenkes 71 Tahun 2013) maupun…