Peta Strategi: Filosofi dan Penerapannya

This entry is part 8 of 8 in the series Rencana Strategis

Kalau dilihat format renstra khususnya dari Kemkes 2010-2014, tidak tampak perlunya membuat peta strategi. Ada sekian banyak sasaran strategis (strategic objectives) yang ingin dicapai, namun tidak terlihat keterkaitan antara satu sasaran strategis dengan sasaran strategis lainnya. Ini menunjukkan asumsi yang digunakan adalah masing-masing sasaran strategis bersifat independen, alias tidak saling terkait. Semua jajaran organisasi harus…

Pusing dengan SPO? Ganti dengan Proses Bisnis!

This entry is part 7 of 9 in the series Pemetaan Proses Bisnis

Banyak organisasi berjibaku dengan makhluk satu ini, SPO. Entah benar atau tidak, akronim Bahasa Indonesia dari SOP (Standard Operating Procedure) ini telah menyita banyak waktu organisasi. (Maaf), sudah jarang dilihat, apalagi dievaluasi, tetapi menyusunnya bisa membuat banyak karyawan tunggang langgang! Orang baru peduli dengan SPO ketika akan datang asesor atau auditor untuk kepentingan tertentu. Setelah…

Atasan yang hebat menghasilkan anak buah yang hebat, atau sebaliknya?

This entry is part 7 of 8 in the series Rencana Strategis

Dalam penyusunan renstra, seringkali ada pertanyaan, apakah ada inisiatif (program) khusus yang dikerjakan oleh atasan (level yang lebih tinggi) sehingga tidak terjadi kinerja atasan ditentukan oleh kinerja bawahan? Begitu otoriternya atasan sedemikian rupa sehingga setiap ada pekerjaan, baik operasional hingga keputusan strategis, didelegasikannya ke bawahan. Praktis atasan tidak melakukan apa-apa kecuali mendelegasikan. Apakah ini mungkin…

Keselarasan Visi-Strategi-Program-Dana

This entry is part 6 of 8 in the series Rencana Strategis

Satu hal yang paling menantang dalam membuat rencana strategis adalah keselarasan antara visi, strategi, program kerja dan anggaran. Banyak keluhan dari implementasi rencana kerja tahunan adalah melencengnya program dari visi. Tidak jarang ketika anggaran yang tersedia berkurang, organisasi menjadi panik karena tidak memiliki prioritas dari setiap program kerjanya. Memang tantangan ini tidak mudah dijawab, karena…

Renstra in Practice: Kenapa Harus Tebal?

This entry is part 5 of 8 in the series Rencana Strategis

Setelah beberapa sesi diskusi dalam proses penyusunan renstra, kepala departemen yang meminta saya untuk memandu mereka menyusun renstra berkata, “Lho, jadi dokumennya nanti tipis dong?”. Saya balik bertanya, “Emang harus tebal ya pak?”. Ya, mengapa harus tebal? apakah dijamin kalau tebal maka rencana strategisnya lebih baik, mudah dipahami dan dijalankan? Tentu saja sama sekali tidak.…

Objektif vs Inisiatif

This entry is part 4 of 8 in the series Rencana Strategis

Baru-baru ini saya mendapat contoh kasus yang real tentang kalimat yang harus dituangkan dalam renstra. Dalam proses memfasilitasi sebuah departemen di RS, keinginan pimpinannya sudah benar. Daripada sekedar meneruskan “tradisi” yaitu menggunakan renstra yang biasa-biasa saja, kepala departemen ini ingin mengaitkan setiap program kerja dengan anggaran. Tentu saja proses penyusunan ini dimulai dari awal lagi…

Mampukah Auditor Mencegah Fraud?

This entry is part 13 of 16 in the series Jaminan Kesehatan Nasional

Baru-baru ini Pusat Kebijakan dan Manajemen FK UGM menyelenggarakan kegiatan Blended Learning dengan topik “Pencegahan dan Pengurangan Fraud di JKN”. Materi yang disampaikan sangat menarik karena para nara sumber berupaya menyampaikan isu-isu seputar Fraud dalam pelaksanaan program JKN yang baru dimulai awal tahun ini. Terima kasih kepada panitia yang menyediakan materi di situsnya sehingga memungkinkan…

Ah Teori…

Dalam beberapa kesempatan diskusi dengan kolega di lapangan atau mahasiswa di kelas, tidak jarang mereka menyampaikan bahwa apa yang saya sampaikan di kelas adalah cuma teori. “Ah itu kan cuma teori pak, di lapangan tidak seperti itu”. Lama saya merenung feedback ini. Saya pun ketika duduk sebagai peserta training dapat merasakan atmosfer tersebut. Ada kalanya…

INA-CBGs, Kapan dan Bagaimana Penerapannya?

This entry is part 12 of 16 in the series Jaminan Kesehatan Nasional

Tinggal ketik INA-CBGs di google, maka kita akan mendapati banyak tulisan mengenai model pembiayaan bagi rumah sakit dalam program JKN. Cukup banyak yang menulis mengenai informasi umum dengan judul “sekilas tentang …”, “Apa itu …” dsb. Tapi pasti kita tidak cukup dengan penjelasan ala kadarnya ini. Ada juga yang menulis tentang manfaatnya, namun baru sebatas…

Mbak INA, Boleh Kenalan Ngga?

This entry is part 11 of 16 in the series Jaminan Kesehatan Nasional

Di dunia pertemanan sosial yang sudah semakin canggih ini, tidak sulit untuk mencari teman. Selama tidak bermaksud mencelakakan orang lain, insya Allah teman dapat diperoleh. Namun ternyata ada juga figur yang susah sekali diajak berteman. Figur ini sebenarnya sudah cukup popular, terutama di kalangan praktisi kesehatan. Tapi setiap saya coba mengaksesnya baik lewat kenalan dokter,…